Mengubah Teras Depan Menjadi Ruang Tamu Terbuka. #Bapak Samsul

Ketika kita membeli sebuah rumah kecil di developer (pengembang), acap kali kita mendapatkan tatanan ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan bahkan dapur yang dijadikan satu dalam areal yang relatif kecil. Maklum lah rumah kecil, tentunya kita gak berharap banyak bukan? :). Saking minimnya luas areal ini, kita pun kesulitan menentukan penggunaan ruangan maupun interiornya, atau sekedar menentukan dimana kita harus menerima tamu? dimana kita akan meletakan televisi, ruang makan harus dimana?  Hal seperti ini kebetulan di alami bapak Samsul di Jawa Timur.

Akhirnya beliau pun ber inisiatif  memanfaatkan teras depannya untuk disulap menjadi ruang tamu terbuka, demi mendapatkan tata ruang yang lebih maksimal. Lalu bagaimana bagaimana modelnya? itulah yang menjadi pertanyaan Bapak Samsul terhadap rumah tipe 32 m2 yang baru saja dimilikinya.

Saya harap posting pertama saya di bulan Ramadhan ini bisa menjadi referensi atas pertanyaan Bapak Samsul, bagaimana menyulap teras rumah menjadi ruang tamu terbuka yang nyaman dan memiliki komposisi yang padu dengan tampak rumah yang ada. Desain penutup carport pun saya sertakan untuk melengkapi tampilan rumah yang telah berdiri di lahan 6×11 meter ini.

Berikut scanning data denah asal yang diberikan. Terlihat jelas fungsi ruang tamu dan ruang  makan yang tak ada dalam denah ini, hanya fungsi ruang keluarga. Tak ada yang salah dengan denah ini. Bahkan pada zaman sekarang yang identik dengan konsep simple dan terbuka, fungsi ruang keluarga pun memiliki fungsi tambahan sebagai ruang tamu pula :). Namun tak ada salahnya kita coba memanfaatkan teras depan dan sisa tanah yang ada di depan menjadi ruang tamu terbuka.

Data scanning rumah bapak Samsul sebelum renovasi

 

Berikut rekomendasi desain dari saya.  Sebagai tahapan awal,  saya majukan tembok lama depan ruang keluarga ke depan  sebanyak 1 meter agar didapatkan ruang dalam sedikit lebih lega. Setidaknya cukup untuk ruang keluarga kecil dan sebuah meja makan pojok. Bagian dari pekerjaan ini, kamar mandi di rubah menjadi musholla seperti harapan bapak Samsul dan  kamar mandi baru diletakan di belakang kamar belakang.

Rekomendasi desain ruang tamu terbuka

Teras depan yang kecil, diperluas menjadi ukuran 2,58×3 m. Sedangkan kanopi teras yang berada di atasnya pun diperpanjang ke depan  sesuai luasan teras. Saya harap langkah ini tidak terlalu banyak merubah banyak fasad/tampak rumah yang sudah cukup bagus sekaligus adanya pertimbangan biaya renovasi.

Dapur diletakan di sisi kiri berhadapan dengan kamar mandi baru. Pemilihan konstruksi penutup atap yang tepat di atas dapur dan kamar mandi baru menentukan bagus tidaknya sirkulasi udara dan cahaya di area ini.

Dalam tahapan renovasi ini, saya sisipkan pula sekalian model penutup carportnya,  sesuai harapan dari bapak Samsul. Model konstruksinya pun, saya pilih model grid agar terlihat lebih simple dan seimbang dengan pola carport di bawahnya yang juga bermodelkan grid :).

Sedangkan bahan konstruksi atap tersebut  adalah kayu yang baik dengan finishing cat kayu berwarna hitam (sesuai selera). Penutup atapnya sendiri menggunakan bahan polycarbonat yang transparant. Harapannya tentu agar sirkulasi cahaya tetap terakomodasi dan bagian depan rumah tidak gelap :).

Dan yang tidak kalah pentingnya dari pekerjaan membuat ruang tamu terbuka ini adalah pemilihan furniture yang tepat untuk kursi dan meja nya. Usahakan memilih furniture yang tahan terhadap kondisi outdoor.

Semoga jawaban saya bisa menjadi alternatif dan pertimbangan bapak Samsul. Dan semoga jawaban ini bermanfaat buat kita semua. Salam persahabatan selalu :).

aguscwid

Hai, saya Agus Cahyono. Full Time Blogger, House Designer & Sketchup Artist. "Tetaplah Bersahaja&Kreatif"™

More Posts - Website - Twitter - Facebook

Related Posts :


cathryn says:

Salam kenal Pak Agus, sy senang sekali menemukan informasi ini. Suamiku ingin punya Ruang tamu terbuka dengan kaca transparan dan ternyata memang bisa diterapkan. Wahhh..saya boleh “pinjam” desainnya pak? Terima kasih

mulyaninata says:

Salam pak Agus, sy senang skali dgn hasil karya desain bpk. Saat ini saya lagi bingung utk menambah ruang carport didpn rumah. Mohon petunjuk bapak. Terima kasih.

Nila says:

Pak Agus, minta saran nich. Manakah yg lebih tahan lama, asbes atau polycarbonat untuk atap carport dan teras? Tks.

aguscwid says:

Kalo penggunaan bahan asbes setahu saya berbahaya,mbak. Kalo manakah yang lebih tahan lama? sangat sulit ditentukan mengingat keausan terjadi selalu pada rangka konstruksi nya bukan penutupnya, misalnya besi atau kayu :)

Siz Manto says:

Sya pya sisa tnh ukuran L pjg x lbr 9×12 ddpn n samping, sya pgin pya. Tko jg kmr mn m kmr mndi n dpur, jg ruang tmu.

maaf, perbaikan informasi lahan kosong 3x13m (bukan 3x10m) ingin dibangun ruko. Disampingnya sdh ada bangunan tipe 72. mhn saran model pengembangan/renovasi @ 2 lantai. tnk

Herry Sp says:

Karyanya bagus2 pak, bisa saya konsultasi?

Iman Rahman says:

bagus untuk di tiru….

wah.. ternyata jauh yang seperti saya bayangkan… Mantap…!!!! Terimakasih Pak Agus… memang rencana akan saya renovasi bertahap… maklum dana sudah tersedot abis buat mendapat rumah tersebut…

Mantap mas agus…, perkiraan anggaran berapa ya ?

Untuk penutup betonnya sendiri estimasinya sekitar5- 6 juta, penutup carport kurang lebih 4 juta (bisa ditekan dengan membuat grid tidak terlalu rapat atau tidak menggunakan penutup atap polycarbonat). sedangkan pagarnya sendiri 2 jutaan (tergantung batu alam yang dipilih). Saran saya sih mbangunnya bertahap. jadi gak terasa kalo besar biayanya ^_^. Thanks atas kunjungannya.