Peluang Bisnis di Bidang Perumahan

7049“Butuh 700 ribu unit, tersedia 100 ribu” itulah judul yang di tampilkan Harian Jawa Pos di halaman Laporan Khusus Properti & Bahan Bangunan tanggal 23 Juni 2009 kemarin. Judul ini menarik perhatian saya karena ternyata yang dimaksud adalah kebutuhan perumahan di indonesia setidaknya diperlukan  adalah 700 ribu unit sedangkan 20 % yang dapat dibangun. Saya tidak tahu apakah anda setuju dengan saya kalau data ini mengisyaratkan adanya ceruk bisnis yang sangat tinggi bagi pemasok bahan bangunan tidak terkecuali para developer rumah tinggal. Anda tertarik? :)

Menurut  Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Fuad Zakara, setiap tahun indonesia mengalami Backlog rumah. Backlog adalah kekurangan suplai dibanding kebutuhan yang seharusnya. Dilihat dari indikator itu, kekurangan pasokan rumah semakin besar. “Bukannya semakin berkurang, tapi bertambah karean tingkat kelahiran yang tinggi,” katanya.

Kenapa bisa seperti ini? saya rasa  masalahnya sangat kompleks. Dimulai dari kurangnya dukungan pembiayaan dari perbankan, kondisi sosial, kondisi politik di indonesia yang masih gonjang ganjing. Namun terlepas dari itu, saya mengambil sisi baiknya saja bahwa ada ceruk bisnis di sini, yang mungkin khabar gembira bagi kita sekalian untuk berkiprah di bidang properti dan bahan bangunan.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Sumber : Harian Jawa Pos

aguscwid

Hai, saya Agus Cahyono. Full Time Blogger, House Designer & Sketchup Artist. "Tetaplah Bersahaja&Kreatif"™

More Posts - Website - Twitter - Facebook

Related Posts :

aguscwid

Hai, saya Agus Cahyono. Full Time Blogger, House Designer & Sketchup Artist. "Tetaplah Bersahaja&Kreatif"™

You may also like...