Menurut Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Fuad Zakara, setiap tahun indonesia mengalami Backlog rumah. Backlog adalah kekurangan suplai dibanding kebutuhan yang seharusnya. Dilihat dari indikator itu, kekurangan pasokan rumah semakin besar. “Bukannya semakin berkurang, tapi bertambah karean tingkat kelahiran yang tinggi,” katanya.
Kenapa bisa seperti ini? saya rasa masalahnya sangat kompleks. Dimulai dari kurangnya dukungan pembiayaan dari perbankan, kondisi sosial, kondisi politik di indonesia yang masih gonjang ganjing. Namun terlepas dari itu, saya mengambil sisi baiknya saja bahwa ada ceruk bisnis di sini, yang mungkin khabar gembira bagi kita sekalian untuk berkiprah di bidang properti dan bahan bangunan.
Semoga informasi ini bermanfaat.
Sumber : Harian Jawa Pos
Related Posts :
Maraknya pembangunan rumah toko (ruko) maupun rumah kantor (rukan) di berbagai kota di indonesia memang merupakan dampak dari pembangunan di indonesia yang sedang berkemb ...
Saya kagum dengan apa yang telah dilakukan oleh www.indowebmaker.com, ketika begitu melihat begitu banyak portfolio website yang telah dihasilkan. Kebetulan ketika surfin ...
Ketika pertama kali saya berniat untuk membeli sebuah lahan hunian buat saya dan istri, rasanya begitu banyak hal pertimbangan yang sempat saya diskusikan dengan istrinya. ...
Kalau polisi mengatakan cara berkendara kita, adalah menggambarkan kepribadian pengendaranya. Begitu juga dengan rumah kita. Rumah menggambarkan kepribadian yang kita mili ...
Bila anda saat ini adalah seorang yang baru atau pemula di dalam dunia internet, berbahagialah. Belajar dan pantang menyerah, keinginan kuat dan rasa ingin tahu yang men ...












Hallo Pak Agus Yth
Saya Rou mohon informasi mengenai tempat tinggal di Daerah Malang type kecil dg Lahan kavling 7 x 15 m untuk saya gunakan setelah Pensiun mohon infonya sekitar berapa harganya? berhubung saya pegawai negeri sebagai bahan pertimbangan.Trims
Hormat saya
Saya telah mengirimkan jawabannya ke e-mail bapak. Terima kasih